Kamis, 21 Agustus 2014

Beda PNS dengan PPPK

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa jika kalian tidak lulus calon pegawai negeri sipil (CPNS), jangan khawatir. Kalian juga bisa kok mendaftar sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Lalu, apa perbedaan antara PNS dengan PPPK? karena masih banyak masyarakat yang kurang paham membedakan antara kedua profesi tersebut.

Sekretaris Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Tasdik Kinanto menjelaskan mengenai perbedaan tersebut dan ada tiga hal mendasar yang membedakannya.

"Pertama, PPPK bekerja berdasarkan kebutuhan organisasi, tidak dibatasi lamanya. Bisa satu tahun atau dua tahun, bisa lebih," ujar Tasdik di di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Kedua, Tasdik melanjutkan, PPPK tidak dikenakan batas usia pensiun seperti PNS. Meskipun usianya telah lebih dari 60 tahun, PPPK masih bisa dipekerjakan selama masih dibutuhkan.

"Ketiga, pola kariernya juga berbeda. Kalau PNS dari yang terendah ke level tertinggi jabatannya. Kalau PPPK tidak, bisa dari bawah, tengah atau posisinya langsung di atas. Para pegawai PPPK akan ditempatkan di berbagai posisi sesuai dengan kemampuannya," ucapnya.

Tahun ini, lanjut Tasdik, tes CPNS tidak diselenggarakan KemenPAN-RB sendiri. Terdapat sejumlah pihak yang digandeng dalam panitia seleksi nasional (panselnas) termasuk KPK sebagai aparat pengawasan.

"Yang penting, kita seleksinya dengan menggunakan computer assisted test (CAT), yang bekerja komputer. Ini kelebihan yang diharapkan dari praktik-praktik KKN dan semua itu juga dilakukan demi mengusung proses seleksi yang berjalan transparan, objektif, akuntabel, jujur, adil, profesional dan bersih. Oleh karena itu, maka kebijakan ini terkendali secara nasional oleh kementerian/lembaga (K/L) lainnya," ungkapnya.

Berita ini bersumber dari Okezone.

PP yang Mengatur Tentang PPPK Segera Terbit

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar mengatakan, saat ini sebanyak 17 Rancangan PP pelaksana Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dalam proses harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM. Diharapkan dalam waktu dekat PP dimaksud bisa difinalisasi, dan segera ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sebelum berakhirnya Kabinet Indonesia Bersatu II.

Menteri mengatakan hal itu kepada wartawan usai memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Surakarta (UNS) 11 Maret, Kamis (21/08). Dengan ditandatanganinya PP tersebut, maka implementasi sistem merit manajemen SDM aparatur bisa direalisasikan lebih baik.
Sebagai contoh, Menteri menggambarkan bahwa dulu kalau ada pejabat eselon II yang promosi, maka idak lama lagi eselon tiganya akan banyak yang ganti. “Sekarang tidak bisa begitu saja, karena untuk melalui promosi terbuka dan yang pesertanya bisa berasal dari daerah lain,” ujarnya.

Tidak sampai di situ saja, untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi yang saat ini dikenal dengan istilah pejabat eselon I dan II juga harus dilakukan dengan sistem promosi terbuka. Bahkan, untuk beberapa jabatan bisa diisi dari swasta, kalau Presiden menghendaki.

Dalam hal ini, sebenarnya sudah ada jabatan pimpinan tinggi yang bukan dari PNS, misalnya Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). “Ke depan, kalau Presiden mau bisa saja membuka kesempatan untuk mengisi jabatan lain, mislanya Dirjen Migas,” imbuh Azwar.

Ditambahkan, hal menarik dari UU ASN adalah dibukanya peluang bagi professional untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), mulai dari sopir, penata, sampai tetapi juga bis a professor, doctor, ssuai kebutuhan instansi. Untuk penggajiannya, tinggal dilihat grade-nya berapa. “PP nya segera terbit,” tutur Menteri.

Berita ini bersumber dari KEMENPAN-RB.

Selasa, 19 Agustus 2014

Ingat, Mulai Besok Penerimaan CPNS

Sahabat pembaca Info CPNS, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) akan membuka pendaftaran secara online seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014, melalui portal nasional Panselnas pada tanggal 20 Agustus 2014.

Para pelamar yang berminat bisa mengunjungi Situs http://sscn.bkn.go.id dan https://panselnas.menpan.go.id/ untuk pendaftaran online dan mendapatkan informasi lainnya. Pendaftaran CPNS 2014 online melalui situs http://sscn.bkn.go.id, untuk menjamin transparan dan akuntabel. Selain itu, seleksi ini juga dimaksudkan agar setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang lolos kompeten dan terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Pendaftaran CPNS akan dilaksanakan secara serentak dan terintegrasi melalui sistem pendaftaran (registration) online. Sistem pendaftaran CPNS online ini diperuntukkan bagi pelamar CPNS yang akan mengisi formasi umum di instansi pusat maupun daerah.

Formasi Nasional CPNS 2014 terdiri dari formasi K/L (Kementerian dan Lembaga) dan formasi di Instansi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. Kementerian PAN-RB telah mengumumkan 68 kementerian dan lembaga yang membuka formasi.

Sedangkan untuk formasi Daerah terdiri atas 400 (empat ratus) instansi, yaitu 28 (dua puluh delapan) Pemerintah Provinsi dan 455 (empat ratus lima puluh lima) Peerintah Kabupaten/Kota.

Panitia seleksi nasional (Panselnas) CPNS 2014 melakukan penyederhanaan pendaftaran CPNS, yakni dengan pendaftaran sistem online melalui website panselnas.menpan.go.id untuk semua lulusan baik SMA, D3, S1.

Dari laman http://panselnas.menpan.go.id/ yang kemudian dilanjutkan ke laman demo https://panselnas.menpan.go.id/, panselnas.menpan.go.id, terdapat sejumlah syarat yang perlu diperhatikan. Diantaranya, seleksi hanya dapat diikuti melalui tahap pendaftaran di portal ini di mana pendaftar wajib memiliki alamat surat elektronik yang berlaku.

Dikutip dari laman Setkab, Selasa (19/8/2014), disebutkan bahwa Menpan juga merinci himbauan lain seperti mengisi formulir dengan cermat hingga himbauan bahwa penerimaan dilakukan tanpa dipungut biaya.

Sebelum dapat melakukan ujian CPNS 2014, persyaratan utama calon peserta harus melakukan regristasi online di website resmi Pendaftaran Online CPNS 2014.

Setelah melakukan registrasi di website resmi CPNS 2014, peserta harus melengkapi syarat-syarat yang akan dibawa di pelaksanaan tes CPNS 2014.

Berita ini bersumber dari Tribunnews.

Senin, 18 Agustus 2014

Daftar Rincian Formasi Jabatan CPNS Tahun 2014 Instansi Pusat Dan Daerah

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, berikut ini adalah Daftar Rincian Formasi Jabatan CPNS Tahun 2014 dapat anda klik pada tautan berikut yang bersumber dari KEMENPAN-RB.

Daftar Rincian Formasi Jabatan CPNS Tahun 2014




NB : Jika data tidak muncul coba alamat web di browser di Enter sekali lagi.

Kementerian Perdagangan Buka Lowongan 124 CPNS

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) tahun ini membuka 124 lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS),  yang akan ditempatkan di Jakarta dan Bandung.

CPNS yang diterima, akan mengisi  29 jabatan, antara lain:

* Sekretaris.
* Pranata Komputer.
* Pengawas Kemetrologian.
*  Widyaiswara
* Analis Perdagangan.
* Analis Kebijakan.
* Fasilitator Perdagangan.
* Auditor.
* Perencana.
* Verifikator Keuangan.
    
Pendaftaran online melalui situs Kementerian Perdagangan www.kemendag.go.id. Seluruh berkas lamaran dikirim kepada panitia melalui situs tersebut.

"Setelah melakukan pendaftaran dan pengunggahan berkas secara online. Setiap pelamar akan mendapatkan ID Registrasi dan password, yang dapat digunakan untuk mencetak Karta Tanda Peserta Ujian setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi," kata Yamanah.

Salah satu syarat untuk melamar adalah memiliki sertifikat TOEFL Prediction yang masih berlaku hingga Desember 2013 dengan skor sama atau lebih besar dari 550.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag Gunaryo mengatakan kecakapan bahasa Inggris disyaratkan karena disamping penguatan perdagangan dalam negeri, tugas pokok Kemendag adalah peningkatan ekspor sehingga  akan berhubungan dengan berbagai pihak di berbagai negara.

"Tentu perlu kompetensi berkomunikasi, baik lisan maupun tertulis dalam bahasa internasional. Salah satu tolak ukur awal adalah level TOEFL, yang kemudian kemampuan tersebut akan kita tingkatkan hingga benar-benar punya kompetensi berbahasa Inggris yang andal," jelasnya.

Persyaratan untuk masuk seleksi CPNS Kemendag meliputi persyaratan umum dan khusus yang tidak sama dengan tahun lalu, yaitu:

* WNI (Warga Negara Indonesia).
* Bertakwa kepada Tuhan YME.
* Memiliki integritas yang tinggi terhadap NKRI.
* Tidak sedang berkedudukan sebagai CPNS/PNS/Calon anggota TNI/POLRI.
* Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai PNS atau pegawai swasta.
* Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan.
* Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada 31 Januari 2014.

Persyaratan khusus, antara lain:

Diutamakan lulus Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang terakreditasi A. Diutamakan IPK 3,00.

Sesuai dengan surat Menpan No B/2870/M.PAN/7/2014 tentang Jadwal Kegiatan Pengadaan CPNS 2014, bahwa pengumuman lowongan formasi akan diumumkan pada 18-29 Agustus 2014 dan pendaftaran online melalui portal nasional tanggal 20 Agustus-3 September 2014.

Berita ini bersumber dari Sekretariat Kabinet RI.

Jumat, 15 Agustus 2014

Pemda Diminta Gencar Sosialisasikan jadi CPNS Tanpa Harus Membayar

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Bagian Humas di semua pemda diwajibkan paham tentang reformasi birokrasi khususnya bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satunya Humas harus mampu menjelaskan reformasi seleksi CPNS yang sedang dibangun pemerintah.

“Insan Humas harus memahami dan mendalami makna dan tujuan dari reformasi birokrasi, karena Humas harus menyampaikan informasi ini kepada masyarakat, baik melalui media massa maupun langsung kepada masyarakat,” ujar Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Tasdik Kinanto, dalam keterangan persnya, Jumat (15/8).

Dijelaskannya, salah satu isu yang selalu menjadi perhatian masyarakat adalah seleksi CPNS. Kalau selama ini masyarakat selalu berpandangan menjadi CPNS harus membayar, kini hal itu sudah berbalik 180 derajat.

“Tidak ada lagi yang harus bayar, tidak ada lagi titip menitip, tidak ada KKN. Apalagi tahun ini seleksi CPNS menggunakan sistem computer assisted test (CAT), tak ada lagi ruang untuk KKN,” ucapnya.

Di sinilah salah satu peran Humas, untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa seleksi CPNS berjalan secara obyektif, transparan, adil, bebas dari KKN, tidak dipungut biaya. Bukan sebaliknya, dengan memberikan informasi yang menyesatkan.

“Saya yakin, Humas pemda pilot project reformasi birokrasi sangat paham dengan persoalan ini,” imbuh Tasdik.

Diakunya, reformasi birokrasi tidak hanya menyangkut perubahan dalam seleksi CPNS, tetapi cukup banyak isu dan program yang harus dilaksanakan. Namun, isu ini merupakan salah satu pengungkit bagi isu-isu lain.

“Kalau reformasi seleksi CPNS berhasil, maka sektor-sektor lain yang menjadi area perubahan refromasi birokrasi akan turut terdongkrak,” tambahnya. 

Berita ini bersumber dari JPNN.

Kamis, 14 Agustus 2014

Rapat Terkait Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja

Sahabat pembaca pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa bertempat di ruang Rapat Legiprudensi Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan, berlangsung rapat mengenai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Kementerian yang terkait, diantaranya Kementerian Keuangan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Negara, serta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

RPP ini sendiri disusun untuk melaksanakan amanat ketentuan Pasal 107 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). RPP ini juga merupakan RPP yang pertama diharmonisasikan dari serangkaian peraturan pelaksana Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Dalam Undang-Undang ASN dijelaskan bahwa Pegawai ASN terdiri dan Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PPPK adalah warga negara indonesia yang memenuhi syarat tertentu yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dalam jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintah.

Untuk dapat menjalankan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan, dan tugas pembangunan tertentu, PPPK harus memiliki profesi dan Manajemen PPPK yang berdasarkan pada Sistem Merit atau perbandingan antara kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang dibutuhkan oleh jabatan dengan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang dimiliki oleh calon dalam rekrutmen, pengangkatan, dan penempatan sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang baik.

Manajemen PPPK perlu diatur secara menyeluruh dengan menerapkan norma, standar, dan prosedur. Manajemen PPPK meliputi penetapan kebutuhan, pengadaan, penilaian kinerja, hak dan kewajiban, gaji dan tunjangan, pengembangan kompetensi, pemberian penghargaan, disiplin, pemutusan hubungan perjanjian kerja, dan perlindungan.

Ruang lingkup RPP ini meliputi kriteria dan jabatan PPPK, penetapan kebutuhan, pengadaan, penilaian kinerja, penggajian dan tunjangan, pengembangan kompetensi, pemberian penghargaan, disiplin, hak dan kewajiban, pemutusan hubungan perjanjian kerja, dan perlindungan.

Berita ini bersumber dari Ditjen PP Kemenkumham.

Rabu, 13 Agustus 2014

Pendaftaran peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai dibuka pada 20 Agustus hingga 3 September 2014

Sahabat pembaca pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, pendaftaran peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai dibuka pada 20 Agustus hingga 3 September 2014.

Sebelum tahap pendaftaran, masing-masing instansi akan mengumumkan adanya lowongan formasi CPNS mulai 18 Agustus hingga 29 Agustus 2014. Di pengumuman lowongan itu, sudah harus ditampilkan jabatan-jabatan apa saja yang dibutuhkan, berapa kursi lowongan, dan latar belakang pendidikan pelamar.

Nah, Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) berupaya agar dalam pekan ini sudah bisa menetapkan persetujuan rincian formasi dan selanjutnya diserahkan ke instansi masing-masing, sebagai bahan untuk pengumuman lowongan CPNS.

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja menjelaskan, penetapan formasi ini tidak bisa dilakukan serentak untuk seluruh instansi, melainkan bertahap.

"Karena jumlahnya banyak, maka penetapan akan dilakukan secara bertahap,” ujar Setiawan di kantornya, Jakarta, kemarin.

Dia katakan, para peminat kursi CPNS dapat mendaftarkan diri melalui portal nasional panselnas.menpan.go.id mulai 20 Agustus – 3 September 2014.

Tahapan berikutnya, pelaksanaan tes dengan sistim computer assisted test (CAT) untuk seluruh instansi, yang akan dimulai 8 September. Seleksi akan disesuikan dengan instansi masing-masing.

Berita ini bersumber dari JPNN.

Sistem CAT Tuntut Pelamar CPNS Melek Komputer

Sahabat pembaca pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa dengan Diberlakukannya sistem computer assisted test (CAT) dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini dikhawatirkan akan menyulitkan masyarakat yang hendak melamar. Pasalnya, diyakini tidak semua masyarakat pernah bersentuhan dengan teknologi informasi.

"Yang ditakutkan adalah, apakah semua semuanya siap menggunakan sistem CAT ini? Terlebih lagi masyarakat di daerah relatif tertinggal seperti Papua. Yang kedua, apakah semua daerah siap menyediakan peralatan komputer yang cukup banyak itu," kata Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Gatot Purwanto kepada Satelit News (Grup JPNN) kemarin.

Untuk di Kota Tangerang sendiri, sampai saat ini, Gatot mengaku belum mengetahui sejauhmana persiapannya.

"Nanti kita hearing lagi dengan BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) agar tahu sejauhmana perkembangannya. Yang jelas kita hearing terakhir pada 22 Juni lalu. Di situ cuma dikatakan Kota Tangerang mendapat kuota seratusan lebih, tapi formasinya apa kita tidak tahu juga," terang pria berkaca mata ini.

Politisi Demokrat dari daerah pemilihan (Dapil) IV ini menambahkan, dengan diberlakukannya sistem CAT dalam seleksi CPNS nanti, maka seluruh pelamar CPNS wajib melek komputer, dengan kata lain jika tidak bisa komputer otomatis gugur.

"Itu semua langsung dari kementerian pusat, daerah hanya menyediakan fasilitas saja," terang pria yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang ini.

Dengan diterapkannya sistem CAT ini, maka kecurangan bisa diminimalisir. "Harapannya memang seperti itu, semuanya lebih transparan," terangnya.

Ditanya terkait formasi yang didapatkan, Gatot mengatakan, jumlahnya belum sesuai yang diharapkan. Hal antara lain, lantaran Kota Tangerang masih belum menyelesaikan persoalan K2.

"Sampai sekarang, K2 belum beres. Dari 2000 jumlahnya, kemarin hanya 800-an yang sudah diangkat. Nah, kalau hal itu sudah beres barulah bisa mendapat kuota lebih banyak," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Karir BKPP Kota Tangerang, Jatmiko mengatakan, Kota Tangerang sendiri masih menunggu surat dari Menteri PAN-RB terkait penetapan/persetujuan rincian CPNS dan nantinya baru bisa diumumkan lowongan formasi apa saja yang dibuka. 

"Ya kita masih menunggu surat resmi yang dikeluarkan oleh Kemenpan-RB. Kalau masyarakat yang ingin tahu perkembangannya bisa membuka situs resmi dari pusat," ujarnya singkat.

Seperti diketahui, Kota Tangerang sendiri mendapat kuota 116 formasi. Setelah penetapan rincian formasi, Panselnas akan mengumumkan seleksi penerimaan CPNS 2014 pada 20 Agustus mendatang.

CPNS 2014 ini akan lebih mudah dari sebelumnya. Persyaratan administratif untuk pendaftaran secara online tidak lagi memerlukan beberapa dokumen. Maka dari itu, walaupun pendaftaran hanya dua minggu, namun masyarakat tidak perlu repot mengurus kartu kuning, SKCK, dan surat keterangan sehat yang terkadang memakan waktu lama.

Setelah pendaftaran secara online sudah dilakukan, sesuai jadwal, pelaksanaan tes kompetensi dasar (TKD) menggunakan sistem CAT akan diadakan tanggal 8 September 2014. Setelah itu akan dilanjutkan dengan tes kompetensi bidang (TKB) bagi yang lulus passing grade TKD.

Berita ini bersumber dari JPNN.