Senin, 01 September 2014

Pengumuman dan pendaftaran CPNS 2014 Jawa Tengah akan dilaksanakan bersama, setelah semua daerah mendapat rincian formasi.

Sahabat pembaca pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tegal memastikan waktu pendaftaran Calon Pegawai Negei Sipil (CPNS) formasi umum 2014 diundur. Hal tersebut sesuai dengan hasil rapat koordinasi BKD se-Jawa Tengah (Jateng) pekan kemarin.

Karena itu, BKD mengimbau kepada masyarakat yang akan melamar CPNS tidak perlu resah dan gusar. Sebab, masih ada waktu cukup panjang untuk mendaftar CPNS.

Kabid Pengembangan Pegawai BKD Kota Tegal Mohammad Abdul Hakim mengatakan, semula jadwal pendaftaran CPNS mulai 20 Agustus hingga 3 Sepetember. Namun demikian, rincian formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB) turunnya tidak bersamaan, tetapi secara bertahap.

Khusus untuk Pemerintah Provinsi Jateng dan kabupaten/kota se-Jateng, hingga hari ini baru 11 daerah yang sudah mendapat rincian formasi. Karena itu, pada rapat koordinasi BKD se-Jateng pekan kemarin disepakati bahwa pengumuman dan pendaftaran CPNS 2014 akan dilaksanakan bersama, setelah semua mendapat rincian formasi.

”Adapun keputusan kapan rincian formasi turun dari Kemenpan RB, masih menunggu dari provinsi. Rencana setelah Selasa ini, BKD se-Jateng akan dikumpulkan kembali untuk membahasnya,” katanya Senin (1/9).

Menurut dia, pengumuman selain melalui online, BKD juga akan memasang atau menempel di papan pengumuman di kantor dan di masing-masing SKPD. Termasuk mempublikasikannya melalui media massa. ”Semua daerah melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Hakim tak menampik apabila sejauh ini banyak masyarakat yang menanyakan ke BKD, kenapa di Portal Nasional CPNS 2014, formasi Kota Tegal belum juga dapat di akses. Pertanyaan itu, sambung dia, dijawab karena rincian formasi dari Kemenpan RB belum turun.

Yang pasti, masih kata Hakim, masyarakat tidak perlu khawatir. Waktu pendaftaran sudah pasti diundur dan jumlah harinya sama, yakni 15 hari.

”Jadi nanti kalau rincian formasi sudah turun dan diumumkan serta perdaftaran dibuka. Waktu pendaftarannya juga sama 15 hari,” pungkasnya sembari menuturkan, otomatis pelaksanaan seleksi pun mengalami pengunduran jadwal.

Sementara itu, Kasubid Informasi dan Dokumentasi (Infodok) BKD Nasukhi menegaskan, cara mendaftar tetap sama melalui online dengan mengakses Portal Nasional CPNS 2014, htpps://panselnas.menpan.go.id .

Dia mengingatkan, untuk mendaftar, pelamar wajib memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP elektronik. Bagi pelamar yang belum memiliki KTP elektronik dan memiliki NIK, maka harus meminta surat keterangan dari Disdukcapil setempat guna mendapatkan NIK.

”Jadi yang dimasukkan NIK itu bukan nomor KTP reguler yang lama. Kalau tidak punya NIK, maka sistem akan menolaknya secara otomatis,” jelasnya.

Berita ini bersumber dari JPNN.

Minggu, 31 Agustus 2014

Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka lowongan untuk 242 formasi.

Sahabat pembaca Info CPNS 2014, sudah tahukah anda bahwa pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014, Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka lowongan untuk 242 formasi. Pengisi ke-242 formasi tersebut akan ditempatkan di kantor BKN pusat dan kantor regional di seluruh Indonesia. Lulusan sarjana (S-1) dan diploma tiga (D-3) dari berbagai jurusan bisa mendaftar. 

Seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet (Setkab), Senin (1/9/2014), penempatan di kantor BKN pusat diperuntukkan bagi 44 CPNS. Mereka akan mengisi 21 jabatan. 

Lowongan di kantor BKP pusat ini dilamar oleh sarjana semua jurusan, hukum, hubungan internasional, sastra Indonesia, pendidikan bahasa Indonesia, matematika, dan pendidikan kewarganegaraan. Sedangkan lulusan D-3 yang bisa mendaftar formasi tersebut berasal dari bidang akuntansi, ekonomi, komputer, desain grafik, sekretaris, jurnalistik, teknik listrik, dan teknik komputer jaringan.

Sementara itu, kantor-kantor regional BKN membuka 14 formasi untuk 78 lulusan D-3 dan S1. Pelamar D-3 untuk kantor regional BKN harus berasal dari bidang akuntansi, komunikasi, sekretaris, teknik mesin, teknik elektro, komputer, dan kearsipan. Lalu sarjana yang bisa melamar di kantor regional BKN adalah sarjana ekonomi/hukum, akuntansi, komputer, dan semua jurusan.

Selain di kantor pusat dan regional, 120 formasi akan disebar di berbagai unit pelayanan teknis. Ada lima jabatan yang bisa dilamar yaitu: analis anggaran, analis kepegawaian pelaksana, asesor, pranata komputer pelaksana, dan pranata komputer pertama. Syarat pendidikan S-1 adalah dari bidang ekonomi/hukum, psikologi/ilmu pemerintahan, dan komputer, Sedangkan D-3 dari jurusan kearsipan/administrasi, dan komputer.

Menurut Ketua Panitia Rekrutmen CPNS di lingkungan BKN Tahun Anggaran 2014, Kuspriyomurdono, persyaratan pendaftaran CPNS BKN adalah: 
1. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS, calon/anggota TNI/Polri;
2. Tidak berkedudukan sebagai anggota/pengurus partai politik; 
3. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI; 
4. IPK S-1 minimal 2,75; IPK D-3 minimal 2,6; 
5. Menguasai bahasa Inggris dengan minimal TOEFL 425; dan 
6. Berusia serendah-rendahnya 18 tahun serta setinggi-tingginya 35 tahun pada 1 Desember 2014.

Seperti pendaftaran di berbagai instansi lainnya, pendaftaran seleksi CPNS di BKN juga dilakukan melalui portal htpps://panselnas.menpan.go.id. Setelah mendapat ID log ini, bisa digunakan untuk mengakses laman pendaftaran CPNS BKN di alamat http://sscn.bkn.go.id. Pendaftaran di laman BKN ini dibuka hingga 12 September 2014. 

Setelah lulus seleksi administratif, pendaftar dapat mengikuti tes kompetensi dasar (TKD) melalui sistem computer assisted test (CAT). Lokasi ujian ada di kantor BKN dan kantor regional BKN sesuai lokasi yang dipilih peserta. Kemudian jika lulus TKD, peserta seleksi akan mengikuti tes kompetensi bidang dan wawancara.

Berita ini bersumber dari Okezone.

Jumat, 29 Agustus 2014

Kemen PAN-RB Tegaskan Tak Ada Pendaftaran CPNS via Pos

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa masih banyak keluhan yang datang pasca dibukanya pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) secara online enam hari lalu.

Para calon pelamar masih mengaku bingung. Salah satunya dengan beberapa formasi pemerintah daerah (Pemda) yang tidak memiliki portal pendaftaran.

Dalam formasi tersebut, dengan memberikan alamat lengkap, Pemda meminta agar berkas lamaran dikirimkan via pos. Hal tersebut yang kemudian membuat para pelamar kebingungan harus mengikuti instruksi Pemda atau ketentuan Pusat.

Melihat kondisi ini,Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Herman Suryatman menegaskan, bahwa para calon pelamar tetap wajib mendaftar secara online.

Mereka bisa melakukan pendaftaran teknis ke instansi yang tidak memiliki portal kesscn.bkn.go.id. "Tidak ada pendaftaran via pos," tegasnya.

Herman menuturkan, setalah berhasil mendaftarpanselnas.menpan.go.i dcalon pelamar akan mendapatkan notifikasi via email untuk mendapat username dan password. Para calon pelamar baru bisa login ke portal instansi atausscn.bkn.go.id(bagi instansi yang tidak memiliki portal) setalah 24 jam.

Hingga kemarin, sudah lebih dari 200 ribu orang yang berhasil mendaftar. Pihak Kemen PAN-RB sendiri menyarankan agar para calon pendaftar tidak terburu-buru untuk memasukkan berkasnya.

Mereka diminta untuk mempelajari seluruh formasi yang ada sehingga bisa menimbang mana yang terbaik. Sebab, tahun ini, calon pelamar hanya diberikan kesempatan mendaftar hanya pada satu instansi dengan tiga posisi. Selain itu, mereka juga tidak diperkenankan untuk merubah formasi pada pendaftaran"yang telah dilakukan.

Tahun ini, seluruh tes CPNS akan dilakukan dengan menggunakan sistem komputer CAT. Hal ini ditujukan untuk menghindari adanya kecurangan-kecurangan yang mungkin terjadi.

Kementerian pimpinanAzwar Abubakar ini pun telah menggandengIndonesia Corruption Watch (ICW) dan Badan Intelegen Negara (BIN) untuk mengawal seleksi abdi negara tahun ini.

Kemen PAN-RB pun turut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi mengawasi jalannya tes CPNS ini. masyarakat dipersilahkan melakukan pengaduan bilamana menemukan kecurangan penerimaan CPNS 2014.

Aduan bisa dialamatkan ke Nomor Telepon & Fax. 021-7246374. Untuk alamat email ditujukan ke siduta@menpan.go.id, atau juga bisa menggunakan form yang tersedia pada website siduta.menpan.go.id. Pengaduan diminta dengan menyertakan data-data pendukung.

Berita ini bersumber dari JPNN.

Kamis, 28 Agustus 2014

Pendaftar CPNS Online Terus Bertambah

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa dibukanya pendafraran online di 36 instansi (34 pusat dan dua daerah), mendongkrak jumlah pendaftar CPNS online. Data Panselnas menyebutkan, total pelamar sampai siang tadi mencapai 207.414 orang.

"Alhamdulillah ada peningkatan 57 ribuan pelamar. Posisi tadi siang sudah 207.414 orang. Malam ini pasti bertambah lagi, ini masih dipantau terus sama tim audit IT Panselnas," ungkap Karo Hukum Komunikasi Informasi Publik (HKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman di Jakarta, Kamis (28/8).

Masa pendaftaran CPNS online hanya 14 hari. Pelamar yang sudah mendaftar, tidak bisa lagi membuka instansi lain. Itu sebabnya, para pelamar harus teliti dulu sebelum mendaftar.

"Cermati dulu rincian formasi yang ada. Kalau sudah mantap baru mendaftar. Karena begitu sudah terdaftar, tidak bisa dibatalin dan tidak bisa mencoba di instansi lain lagi," tandasnya.

Berita ini bersumber dari JPNN.

Senin, 25 Agustus 2014

Kementerian Keuangan Buka 9.000 Lowongan Kerja CPNS

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka kesempatan untuk mengisi lowongan penerimaan 9.000 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari jalur umum, pada seleksi penerimaan CPNS tahun anggaran 2014.

Mengutip situs Setkab, Senin (25/8/2014), jumlah 9.000 CPNS merupakan yang terbesar yang direkrut instansi pemerintah pada 2014. Posisi yang terbuka antara lain penata laporan keuangan, verifikator keuangan, analis anggaran, analis pajak, verifakator pajak, analis bea dan cukai, verifikator bea dan cukai, mualim, juru motor, juru minyak, kelasi kapal, analis fiskal dan administrasi persuratan.

"Lowongan ini terbuka untuk lulusan mulai dari SMK (administrasi persuratan, kelasi kapal, dan sebagainya). Diploma III terbuka untuk posisi verifaktor bea cukai dan mualim. Sedangkan sarjana (S1) dari berbagai jurusan," ujar Ketua Panitia Rekrutmen CPNS Kementerian Keuangan, Ki Agus Badaruddin.

Ia menyebutkan, para peminat harus memenuhi persyaratan antara lain tidak berkedudukan sebagai CPNS/Pegawai Negeri, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan negera lain, nilai IPK minimal 2,75 untuk SI, dan 2,5-2,75 untuk DIII, sedangkan SMK untuk ujian tulis rata-rata 6,5-7.

"Usia pelamar minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun untuk sarjana," tutur Ki Agus Badaruddin.

Khusus untuk jurusan Mualim, Juru Motor, Juru Mudi, Juru Minyak dan Kelasi Kapal, menurut Ki Agus, hanya terbuka khsus untuk laki-laki, tinggi badan minimal 155 cm, tidak buta warna dan tidak cacat hukum.

Bagi yang berminat, lamaran bisa diajukan pada 24 Agustus 2014 – 7 September 2014 secara online melalui website: http://panselnas.menpan.go.id . Setelah memperoleh notifikasi melalui email dari portal nasional itu, peminat harus melakukan pendaftaran online melalui website: http://rekrutmen.kemenkeu.go.id pada periode 25 Agustus – 9 September 2014.

Menurut Ki Agus, pihaknya melakukan 4 (empat) tahap seleksi dengan sistem gugur dalam penerimaan CPNS 2014 ini, yaitu: 1. Seleksi administrasi, 2. Tes Kompetensi Dasar (TKD), 3. Psikotes Lanjutan, dan 4. Tes Kesehatan dan Kebugaran, serta Wawancara.

Rekrutmen CPNS Kementerian Keuangan ini, menurut Ki Agus, untuk semua jurusan dilaksanakan di 5 (lima) kota, yaitu Jakarta, Medan, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta.

Khusus untuk jurusan Mualim, Juru Motor, Juru Mudi, Juru Minyak dan Kelasi Kapal, seleksi juga akan dilaksanakan di Batam dan Semarang.

"Pengumuman lulus seleksi administrasi akan dilakukan pada 16 September melalui portal www.kemenkeu.go.id dan http://rekrutmen.kemenkeu.go.id, " tutur Ki Agus.

Berita ini bersumber dari Liputan6.

Minggu, 24 Agustus 2014

FORMULIR REGISTRASI CPNS 2014

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK 2014, sudah tahukah anda bahwa anda sekarang sudah dapat mengakses formulir registrasi pendaftaran CPNS 2014 PANSELNAS. 

Namun sebelum mendaftar anda harus memahami terlebih dahulu bahwa Calon peserta hanya dapat mendaftar 1 (satu) kali di portal Panselnas (hanya mempunyai 1 kali kesempatan mengikuti test di salah satu instansi). 

Calon peserta dapat memilih 3 (tiga) formasi jabatan, yang kualifikasi pendidikannya sama pada instansi yang telah diputuskan/dipilih oleh calon peserta.

Calon peserta Tes CPNS 2014 diharapkan mencermati setiap keterangan , instruksi, pemberitahuan, peringatan yang muncul di halaman-halaman pendaftaran Panselnas. Berikut ini alamat tautan Formulir Pendaftaran CPNS 2014 PANSELNAS. 


Formulir Pendaftaran

PERHATIAN!!

  1. Pendaftaran hanya dapat dilakukan 1 (satu) kali. Anda tidak dapat membatalkan atau mengganti pilihan instansi yang telah anda pilih
  2. Anda hanya dapat memilih instansi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Jadwal selengkapnya, silahkan lihat pada tautan ini:
  3. Setelah anda mendaftar di Portal Nasional, anda baru dapat login ke portal instansi minimal 1x24jam. Daftar portal instansi bisa dilihat di tautan ini
  4. >
  5. Jika anda mengalami kesulitan hubungi panselnas@menpan.go.id

Berita ini bersumber dari Panselnas.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Batas Akhir Pendaftaran CPNS Diundur Jadi 7 September

Sahabat pembaca pengum uman cpns dan pppk, sudah tahukah anda bahwa sejak dibuka 20 Agustus 2014, situs resmi pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yaitu panselnas.menpan.go.id masih sulit diakses akibat tingginya antusiasme masyarakat.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Herman Suryatman menyatakan pihaknya tengah berupaya agar situs pendaftaran CPNS bisa kembali normal.

"Mudah-mudahan setelah empat harian mulai normal," kata Herman dalam pesan singkatnya kepada Liputan6.com, Sabtu (23/8/2014).

Untuk itu, lanjut dia, pendaftaran CPNS secara online akan mulai efektif pada 24 Agustus. Dengan lama pendaftaran 14 hari, jadi otomatis batas waktu pendaftaran paling akhir bergeser menjadi 7 September 2014.

"Yang jelas apapun kendala yang dihadapi, warga masyarakat tidak akan pernah dirugikan. Karena itu kami mohon masyarakat untuk tetap tenang dan rileks dalam menghadapi seluruh rangkaian tahapan atau jadwal seleksi CPNS 2014," paparnya.

Herman memohon maaf atas ketidaknyamanan akibat sering down situs pendaftaran CPNS. "Terkait portal nasional untuk pendaftaran panselnas.menpan.go.id sering down kami menyampaikan permohonan maaf," kata Herman.

Untuk mengantisipasinya, KemenPAN-RB sudah membuat portal alternatif untuk melihat rincian formasi yakni formasi2.menpan.go.id. KemenPAN-RB mengimbau bagi pelamar yang hanya ingin melihat rincian formasi agar aksesnya ke portal formasi2.menpan.go.id.

"Mudah-mudahan traffic panselnas.menpan.go.id akan berkurang dan secepatnya normal sehingga dapat diakses dengan baik untuk pendaftaran online," tuturnya.

Berita ini bersumber dari Liputan6.

Kamis, 21 Agustus 2014

90 Menit, Peserta Tes CPNS Harus Kerjakan 100 Soal

Sahabat pembaca pengumuman cpns dan pppk, sudah tahukah anda bahwa sebanyak 100 soal tes kompetensi dasar (TKD) harus dikerjakan setiap peserta tes CPNS dalam seleksi CPNS September mendatang.

Seratus soal ini harus diselesaikan dalam waktu 90 menit. Itu berarti peserta tes CPNS hanya punya waktu sekitar 54 detik untuk menjawab satu soal.
Untuk menyiasati hal tersebut, Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyarankan agar peserta mengerjakan soal-soal yang dianggap mudah terlebih dulu. Dengan demikian waktu tidak tersita untuk soal yang dianggap sulit.
“Harus pintar memanage waktu, yang soal mudah dulu dikerjakan. Jadi sisa waktu yang ada dapat digunakan untuk mengerjakan soal lainnya,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/8).

Dalam pelaksanaan tes sistem computer assisted test (CAT), soal yang sudah dikerjakan akan berubah warna dari merah menjadi hijau pada bagian bawah sehingga peserta tahu mana nomor soal yang belum dikerjakan. Sementara di luar ruangan peserta, terdapat layar untuk melihat total nilai hasil tes yang dikerjakan peserta di dalam.
"Nah peserta yang sedang ujian tidak dapat mengetahui skornya sebelum menyelesaikan ujian. Inilah yang menjamin transparansi dalam tes,” terangnya.

Dalam pelaksanaan tes CPNS dengan sistem CAT, peserta tidak diperkenankan membawa alat komunikasi. Peserta yang telah selesai mengikuti tes, dapat mencatat nilai yang langsung muncul di kertas coretan yang telah disediakan panitia.

Berita ini bersumber dari JPNN

Beda PNS dengan PPPK

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa jika kalian tidak lulus calon pegawai negeri sipil (CPNS), jangan khawatir. Kalian juga bisa kok mendaftar sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Lalu, apa perbedaan antara PNS dengan PPPK? karena masih banyak masyarakat yang kurang paham membedakan antara kedua profesi tersebut.

Sekretaris Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Tasdik Kinanto menjelaskan mengenai perbedaan tersebut dan ada tiga hal mendasar yang membedakannya.

"Pertama, PPPK bekerja berdasarkan kebutuhan organisasi, tidak dibatasi lamanya. Bisa satu tahun atau dua tahun, bisa lebih," ujar Tasdik di di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Kedua, Tasdik melanjutkan, PPPK tidak dikenakan batas usia pensiun seperti PNS. Meskipun usianya telah lebih dari 60 tahun, PPPK masih bisa dipekerjakan selama masih dibutuhkan.

"Ketiga, pola kariernya juga berbeda. Kalau PNS dari yang terendah ke level tertinggi jabatannya. Kalau PPPK tidak, bisa dari bawah, tengah atau posisinya langsung di atas. Para pegawai PPPK akan ditempatkan di berbagai posisi sesuai dengan kemampuannya," ucapnya.

Tahun ini, lanjut Tasdik, tes CPNS tidak diselenggarakan KemenPAN-RB sendiri. Terdapat sejumlah pihak yang digandeng dalam panitia seleksi nasional (panselnas) termasuk KPK sebagai aparat pengawasan.

"Yang penting, kita seleksinya dengan menggunakan computer assisted test (CAT), yang bekerja komputer. Ini kelebihan yang diharapkan dari praktik-praktik KKN dan semua itu juga dilakukan demi mengusung proses seleksi yang berjalan transparan, objektif, akuntabel, jujur, adil, profesional dan bersih. Oleh karena itu, maka kebijakan ini terkendali secara nasional oleh kementerian/lembaga (K/L) lainnya," ungkapnya.

Berita ini bersumber dari Okezone.

PP yang Mengatur Tentang PPPK Segera Terbit

Sahabat pembaca Pengumuman CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar mengatakan, saat ini sebanyak 17 Rancangan PP pelaksana Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dalam proses harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM. Diharapkan dalam waktu dekat PP dimaksud bisa difinalisasi, dan segera ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sebelum berakhirnya Kabinet Indonesia Bersatu II.

Menteri mengatakan hal itu kepada wartawan usai memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Surakarta (UNS) 11 Maret, Kamis (21/08). Dengan ditandatanganinya PP tersebut, maka implementasi sistem merit manajemen SDM aparatur bisa direalisasikan lebih baik.
Sebagai contoh, Menteri menggambarkan bahwa dulu kalau ada pejabat eselon II yang promosi, maka idak lama lagi eselon tiganya akan banyak yang ganti. “Sekarang tidak bisa begitu saja, karena untuk melalui promosi terbuka dan yang pesertanya bisa berasal dari daerah lain,” ujarnya.

Tidak sampai di situ saja, untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi yang saat ini dikenal dengan istilah pejabat eselon I dan II juga harus dilakukan dengan sistem promosi terbuka. Bahkan, untuk beberapa jabatan bisa diisi dari swasta, kalau Presiden menghendaki.

Dalam hal ini, sebenarnya sudah ada jabatan pimpinan tinggi yang bukan dari PNS, misalnya Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). “Ke depan, kalau Presiden mau bisa saja membuka kesempatan untuk mengisi jabatan lain, mislanya Dirjen Migas,” imbuh Azwar.

Ditambahkan, hal menarik dari UU ASN adalah dibukanya peluang bagi professional untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), mulai dari sopir, penata, sampai tetapi juga bis a professor, doctor, ssuai kebutuhan instansi. Untuk penggajiannya, tinggal dilihat grade-nya berapa. “PP nya segera terbit,” tutur Menteri.

Berita ini bersumber dari KEMENPAN-RB.